informasi seputar dunia forex & crypto: News Forex
Showing posts with label News Forex. Show all posts
Showing posts with label News Forex. Show all posts

Saturday, 9 May 2026

Teknik Terhindar False Break di Market XAUUSD

XAUUSD (Emas) adalah instrumen yang sangat unik karena ia berfungsi ganda sebagai komoditas dan aset safe haven, sehingga karakternya penuh dengan jebakan likuiditas.
SMC Pro V1 & Market Profile

Memahami "Anatomi" False Break di Market XAUUSD

Bagi para trader emas, false break bukan sekadar risiko teknis, melainkan sebuah "rutinitas" pasar. XAUUSD adalah salah satu instrumen paling cair di dunia, dan likuiditas yang besar ini membutuhkan "bahan bakar" untuk bergerak. Bahan bakar tersebut sering kali diambil dari Stop Loss para trader retail melalui mekanisme false break.
1. Mengapa XAUUSD Begitu Sering Terjadi False Break?
Emas dikendalikan oleh institusi besar (Smart Money) yang membutuhkan volume besar untuk masuk ke posisi mereka. Untuk membeli dalam jumlah besar, mereka membutuhkan orang yang menjual. Oleh karena itu, harga sering kali dipicu untuk menembus level Resistance atau Support penting hanya untuk memicu Buy Stops atau Sell Stops retail, sebelum akhirnya harga berbalik arah dengan tajam. Inilah yang kita kenal sebagai Liquidity Sweep.
2. Karakteristik False Break pada Emas
Di market XAUUSD, false break biasanya memiliki pola yang konsisten:
Terjadi pada Pergantian Sesi: Paling sering ditemukan pada awal sesi London (Judas Swing) atau pembukaan New York.
Gerakan Impulsif Tanpa Volume: Harga menembus level penting dengan sangat cepat, namun jika diperhatikan pada data volume, tidak ada partisipasi besar yang mendukung ledakan harga tersebut.
Rejection Ekor Panjang: Sering kali meninggalkan jejak berupa pin bar atau long wick pada timeframe M15 ke atas, yang menandakan bahwa harga hanya "mampir" untuk mengambil likuiditas.
3. Jebakan Indikator Standar
Banyak trader terjebak karena hanya mengandalkan indikator struktur murni (seperti Break of Structure standar) tanpa filter tambahan. Di market sekejam Emas, sebuah penembusan harga (break) tanpa adanya konfirmasi "bahan bakar" (Volume) dan "konteks" (Market Profile) hanyalah sebuah spekulasi berisiko tinggi.
SMC Pro V1, market Profile & Volume Delta

Kesimpulan: Berhenti Menjadi Likuiditas
Kunci untuk bertahan di XAUUSD bukan dengan menghindari false break, melainkan dengan memahaminya sebagai peluang. Trader yang sukses adalah mereka yang mampu membedakan mana penembusan yang didorong oleh partisipasi institusi nyata, dan mana penembusan yang hanya bertujuan untuk menjaring Stop Loss retail.

Transisi ke Pembahasan Indikator
Setelah memahami betapa berbahayanya false break di atas, barulah kita masuk ke solusi teknisnya. Mengapa penggabungan tiga pilar ini menjadi krusial:
SMC (Smart Money Concepts): Memberikan kita peta tentang di mana area likuiditas berada (Strong/Weak levels).
Market Profile: Menunjukkan kepada kita "Value Area". Jika harga break keluar dari Value Area tapi tidak mampu bertahan, itu adalah indikasi awal false break.
Volume Delta: Ini adalah "alat deteksi kebohongan". Jika harga menembus level struktur (breakout) tapi Delta tetap mengecil atau berlawanan, maka itu adalah False Signal.

3 Pilar Informator

Jika  sebelumnya membahas masalahnya, maka bagian ini adalah solusinya. Kita akan membedah bagaimana tiga pilar (SMC, Market Profile, dan Volume Delta) bekerja sama untuk memvalidasi sebuah pergerakan harga.

Solusi Teknis: Tiga Pilar Keamanan BlackPearl v2.1
Untuk mendapatkan akurasi di atas 90%, indikator Anda tidak bekerja secara linear, melainkan secara konfluensi. Berikut adalah cara kerjanya:

1. Pilar SMC: Peta Likuiditas (Struktur)
SMC dalam indikator Anda berfungsi untuk mengidentifikasi siapa yang sedang memegang kendali dan di mana jebakan berada.
Fungsi: Menandai Break of Structure (BOS) dan Change of Character (CHoCH).
Filter False Break: Indikator Anda membedakan antara Strong Low/High dan Weak Low/High.

Logikanya: Jika harga menembus Resistance tapi level tersebut adalah Weak High, sistem Anda akan memberikan alarm bahwa ini kemungkinan besar adalah Liquidity Sweep (manipulasi), bukan breakout sejati.

2. Pilar Market Profile: Konteks Nilai (Value)
Market Profile memberikan dimensi "Harga vs Waktu". Ini membantu Anda melihat apakah harga bergerak karena ada nilai baru atau hanya fluktuasi sementara.

Fungsi: Menentukan Point of Control (POC) dan Value Area (VA).

Filter False Break: Dalam sesi trading, jika harga keluar dari Value Area sesi Asia namun gagal membentuk POC baru di area tersebut, maka harga kemungkinan besar akan kembali masuk ke dalam area nilai sebelumnya (Mean Reversion).

Logikanya: Harga yang "jujur" harus membawa volume dan waktu bersamanya. Jika harga naik tapi profil volumenya tipis (Low Volume Node), itu adalah jebakan.

3. Pilar Volume Delta: Alat Deteksi Kebohongan (Momentum)
Ini adalah penentu akhir (The Decider). Volume Delta menunjukkan selisih antara Aggressive Buyers dan Aggressive Sellers.
Fungsi: Menunjukkan tekanan pasar yang sebenarnya di setiap candle.
Filter False Break: Ini adalah filter yang paling krusial.
Breakout Valid: Harga menembus struktur + Volume Delta melonjak tinggi searah.
False Break: Harga menembus struktur + Volume Delta mengecil atau justru berlawanan arah (Divergence).

Logikanya: Jika harga membuat Higher High tapi Delta membuat Lower High, itu adalah tanda bahwa tenaga pembeli sudah habis dan harga siap berbalik arah.

Sinergi Akhir: Cara Eksekusi Order
Ketika ketiga pilar ini berjalan seiring (SMC Signal 74% + Berada di area Value + Delta mendukung), Anda mendapatkan apa yang disebut sebagai High Probability Setup.

SkenarioStatusTindakan
Harga Break + Delta LemahFalse BreakWait / Counter Trade
Harga Sweep Liquidity + Delta ReversalJudas SwingEntry Reversal
Harga Break + Delta Kuat + Signal 74%Trend ContinuationEntry Follow Trend
Dengan penjelasan ini, pembaca blog Anda akan paham bahwa indikator Anda bukan sekadar "panah ajaib" yang muncul di layar, tapi sebuah alat analisis profesional yang menghitung data struktur dan data transaksi riil di pasar emas.

Download Indikator :
BlackPearl SMC Pro V2
BlackPeral Market Profile
Volume Delta
BlackPearl Judas Swing Silver Bulet Power


Saturday, 7 March 2026

Analysis CPI (Customer Price Index)

CPI (Consumer Price Index) adalah indikator inflasi utama di AS yang mengukur perubahan harga barang dan jasa bagi konsumen. Ini sangat memengaruhi emas karena emas sering dilihat sebagai hedge inflasi dan aset non-yielding (tidak menghasilkan bunga). Hubungan utamanya dengan suku bunga Fed dan kekuatan USD:
CPI lebih rendah dari ekspektasi → Inflasi melambat → Peluang Fed potong suku bunga lebih besar → Biaya peluang hold emas turun → Emas cenderung naik (bullish).
CPI lebih tinggi dari ekspektasi → Inflasi sticky → Fed tahan atau naikkan suku bunga → USD menguat, emas turun (bearish).
Core CPI (tanpa makanan & energi, lebih stabil) sering lebih diperhatikan karena menunjukkan tren inflasi jangka panjang.
Update CPI Terbaru (Relevan untuk Outlook Saat Ini, 8 Maret 2026)
CPI Januari 2026 (dirilis 13 Februari 2026): Headline CPI YoY turun ke 2.4% (di bawah ekspektasi 2.5%, dari 2.7% Desember 2025). Core CPI YoY 2.5% (sesuai ekspektasi, turun dari 2.6%).
Reaksi pasar: Emas naik tajam >2% pasca rilis (dari low ~$4,900 ke atas $5,000+), karena data soft ini rekindle harapan Fed cut rate lebih cepat (mungkin mulai Juni 2026). Ini offset kekhawatiran dari data jobs kuat sebelumnya.
Harga emas saat ini (8 Maret 2026): Sekitar $5,171 (naik ~1.85% dari hari sebelumnya, range harian $5,063–$5,175). Emas stabil di atas $5,100–$5,200, dengan tren bullish jangka menengah.
CPI Februari 2026 (Yang Akan Datang, Pengaruh Minggu Ini)
Tanggal rilis: Rabu, 11 Maret 2026, pukul 08:30 ET (19:30 WIB, sesi NY open).
Ekspektasi pasar (berdasarkan consensus terkini):
Headline CPI YoY: ~2.4%–2.5% (kemungkinan stabil atau sedikit turun dari Januari).
Core CPI YoY: ~2.5% atau sedikit lebih tinggi.
Monthly (m/m): +0.3% headline & core (jika lebih tinggi, bisa picu volatilitas).
Kalau soft lagi (di bawah ekspektasi): Emas bisa rally lebih lanjut ke $5,300+ (selaras dengan projection Timing Solution Anda yang bullish mid-Maret).
Kalau hot (di atas ekspektasi): Risiko pullback ke $5,000 atau lebih rendah, karena Fed hawkish → USD kuat.


Pasar saat ini pricing Fed cut ~75 bps sepanjang 2026, dengan disinflasi berlanjut. Tapi ada risiko upside inflasi dari tariffs/oil prices.
Dampak Fundamental CPI ke Emas Secara Umum
Bullish untuk Emas: Saat CPI turun → Real yield turun → Emas menarik (contoh: Januari 2026 CPI soft → emas +2%+ dalam sehari).
Bearish: CPI tinggi → Real yield naik → Emas kurang atraktif vs bonds.
Faktor pendukung emas saat ini (selain CPI): Central bank buying kuat, geopolitik (tariffs, ketegangan global), demand Asia tinggi, dan outlook 2026 bullish (banyak analis target $5,400–$6,000 akhir tahun jika disinflasi berlanjut).
Risiko: Jika CPI Februari hot + data lain (GDP 12 Maret, jobless claims 13 Maret) kuat, bisa picu koreksi tajam—tapi tren jangka panjang emas tetap kuat.


Kesimpulan 
CPI Januari soft sudah dorong emas naik signifikan, dan outlook minggu depan (termasuk CPI 11 Maret) cenderung net bullish jika data tidak surprise hot. Ini selaras dengan Timing Solution Anda (uptrend 9–13 Maret). , hati-hati volatilitas pre/post CPI—hindari entry tepat sebelum/sesudah rilis (19:30 WIB 11 Maret). Gunakan:
Entry long di pullback support $5,100–$5,141 (jika hold).
SL ketat di bawah $5,000 (psychological).
Target $5,260–$5,300 jika breakout.

Friday, 6 February 2026

Outlook XAUSD 9-13 Feb 2026

Timing Solution adalah perangkat lunak analisis teknikal canggih yang berfokus pada peramalan waktu (market timing), yaitu memprediksi kapan pembalikan harga (turning points) akan terjadi berdasarkan siklus alami, astronomi, dan pola historis. Berbeda dengan indikator konvensional yang tertinggal (lagging), software ini berusaha memproyeksikan pergerakan masa depan. 
Berikut adalah panduan tutorial dasar menggunakan Timing Solution untuk prediksi market:
chart XAUSD 7-2-2026


1. Instalasi dan Persiapan Data
Unduh & Instal: Dapatkan software Timing Solution (TS) dari situs resminya.
Import Data: Masukkan data historis harga (Stock/Forex/Kripto). TS mendukung file teks, Yahoo Finance, MetaTrader, dan lainnya.
Pilih Data: Tentukan timeframe yang diinginkan (Harian, Intraday, atau Mingguan) agar proyeksi sesuai. 
2. Membuat "Projection Line" (Garis Proyeksi)
Ini adalah fitur utama TS. Garis ini menunjukkan simulasi pergerakan harga masa depan berdasarkan data historis. 
Pilih Modul: Gunakan fitur "Common Model" atau "QSpectrum" untuk analisis siklus.
QSpectrum (Proprietary Method): Metode ini menganalisis siklus dominan dalam data historis untuk membuat model proyeksi.
Generate: Software akan menciptakan garis proyeksi yang menunjukkan kapan siklus berpotensi naik atau turun. 
3. Analisis Siklus (Cycle Analysis)
Identifikasi Siklus: Gunakan Wavelet Analysis untuk melihat bagaimana sebuah siklus dimulai, tumbuh, dan berakhir.
Backtesting: Selalu lakukan backtesting untuk memastikan model siklus yang dipilih akurat dalam memprediksi data masa lalu.
Temukan Titik Balik: Fokus pada puncak (top) dan lembah (bottom) pada grafik proyeksi sebagai area potensial perubahan arah tren. 
4. Teknik Lanjutan (Astronomi/Astrologi)
Timing Solution terkenal dengan kemampuan analisis berbasis siklus planet (Astrological techniques). 
Planetary Lines: Lihat posisi planet dalam zodiak dan hubungannya dengan harga.
Moon Cycles: Gunakan siklus bulan untuk memprediksi perubahan pergerakan, terutama pada instrumen tertentu.
Intermarket Analysis: Bandingkan siklus satu instrumen dengan instrumen lainnya (misal: pengaruh siklus komoditas ke saham). 
5. Validasi Proyeksi
Annual Predictable Zone: Gunakan modul ini untuk mencari tren musiman di mana instrumen keuangan cenderung berperilaku konsisten setiap tahunnya.
Kombinasi: Jangan mengandalkan satu metode saja. Gabungkan siklus astronomi dengan analisis teknikal konvensional. 
analysis Timing Solution

News 

News Release 


Analisa Timing Solution


Analisis & backtest
Profit Profile (initial $100.00):
Total Profit=$87.81 ; in 41.06 m (1249.75 d) ; 974 trades
Gross Prof=$239.05  Gross Loss=$151.24  
Buy Hold=$185.76
470 winning / 503  losing
%Win trades= 48.3%
Largest winning=$15.50  (04.02.2026  08:00)
Average winning=$0.92
Largest losing=$4.76  (28.10.2025  08:00)
Average losing=$0.66
Avg win/avg loss ratio=1.581
Profit factor=0.8781
Max consec. winners=7
Max consec. losers=8
 Transaction Info:
Av. Length=30h51m:23s
Min Length=6h0m:0s
Max Length=8.17 d

timing solution (tp 100 pips), market time + 4 jam ke WIB
Buy 06.02.2026  22:00 no trade
Sell 09.02.2026  22:00 clear order 60 pips
Buy 10.02.2026  06:00 no trade
Sell 11.02.2026  17:00 clear order 375 pips
Buy 12.02.2026  04:00 no trade
Sell 12.02.2026  13:00 clear order 40 pips
Buy 13.02.2026  17:00 clear order 70 pips
outlook timing solution


Catatan Penting
Timing Solution tidak menjamin 100% akurasi, namun membantu mengidentifikasi waktu yang tepat (probabilitas tinggi) untuk masuk atau keluar pasar.
Software ini sangat kompleks; disarankan untuk mempelajari dokumentasi dan contoh studi kasus di situs resminya secara intensif & DYOR.

Thursday, 5 February 2026

Timing Solution 2010 Vs 2025 Profesional Trader

Timing Solution adalah perangkat lunak peramalan yang dirancang khusus untuk memodelkan perilaku pasar saham dan tren harga guna menghasilkan garis proyeksi (projection line). Software ini menggunakan data historis harga untuk membuat model matematis, menguji kecocokannya, dan memprediksi pergerakan pasar ke depan. 

analisa Timng Solution 2025 pda market XAUSD

Berikut poin penting mengenai Timing Solution:
Fungsi Utama: Memodelkan perilaku pasar saham dan menghasilkan garis proyeksi tren harga.
Proses Kerja: Mempelajari data historis harga, mencari pola yang berkaitan dengan pergerakan pasar (kenaikan/penurunan), membuat model, melakukan pengujian, dan membuat garis proyeksi.
Penggunaan: Digunakan untuk peramalan pasar (market timing) berdasarkan analisis teknikal dan data masa lalu.

Fitur: Menampilkan video dan berita terkini terkait perkiraan harga komoditas atau saham, seperti Crude Oil atau IBM. 
Perangkat lunak ini berbeda dengan konsep soft skill manajemen waktu atau solusi teknis seperti Time Machine dari Solution-Soft yang berfokus pada simulasi tanggal. 


untuk Timing Solution Versi lama kita harus ambil data history dengan menggunakan Ea curency loader yang harus di instal di aplikasi metatrader, sedangkan pada timing solution 2025 sudah di sediakan market apa yang akan di analisa berdasarkan broker besar (forexcom, comex, onanda dll) yang sudah ada di aplikasi timing solutian, sehingga kita tidak perlu repot2 update data history.
analisa xausd timing solustion 2025


untuk tetap memanfaatkan software 2010 atau versi lama, agar performanya mendekati versi terbaru, setelah kita instal kita samakan dahulu update tanggal, bulan dan tahun, kemudian kita update ke standart version fast ephemeris, ini memerlukan internet yang stabil di karenakan dalam proses jangan sampai terputus sampai selesai 100%, update calendar bisa menggunakan kalendar versi 2025, 
analisa spectrum timing solution 2010 H1


Timing Solution Free (click)
TS 2010-2014
TS 2025
(sedang dalam proses editing uploader / tinggalkan pesan untuk quick requsts)

Saturday, 24 January 2026

simple teknik wick candle H4 & Daily XAUSD

Teknik wick candle (ekor lilin) pada timeframe Daily (D1) dan Weekly (W1) di MetaTrader 5 (MT5) adalah strategi price action yang berfokus pada penolakan harga (price rejection). Wick panjang menunjukkan area di mana pembeli atau penjual agresif menolak harga untuk bergerak lebih jauh, yang sering kali menjadi sinyal pembalikan arah (reversal) atau konfirmasi kelanjutan tren. 
maping wick/shadow H4/daily candle


Dasar Pemahaman Wick di TF Tinggi (Daily/Weekly)
Long Lower Wick (Ekor Bawah Panjang): Bullish Rejection. Menunjukkan pembeli (bulls) menolak harga rendah. Potensi reversal naik atau konfirmasi support.
Long Upper Wick (Ekor Atas Panjang): Bearish Rejection. Menunjukkan penjual (bears) menolak harga tinggi. Potensi reversal turun atau konfirmasi resistance.
Validitas: Semakin panjang wick dibandingkan body-nya, semakin kuat sinyal penolakannya. 
Teknik ini sangat sederhana dan memudahkan kita untuk menentukan arah reject/breakout, teknik wick candle lebih presisi dengan garis support and resistant, kelebihanya adalah sebagai berikut :
1️⃣ Kenapa wick HTF (H4, Daily, Weekly) itu kuat?
Di market emas:
Wick = area penolakan kuat
Biasanya muncul karena:
profit taking big player
false breakout
distribusi / akumulasi
Untuk timeframe besar (HTF):
H4 → reaksi intraday / sesi
Daily → keputusan market 1 hari penuh
Weekly → jejak institusi & sentimen besar
➡️ Jadi wick HTF = zona likuiditas, bukan sekadar garis biasa.

2️⃣ Wick sebagai zona breakout → logis atau tidak?
Jawaban: LOGIS, tapi dengan syarat.
Cara market bekerja:
Harga sering:
sweep wick (ambil liquidity)
balik ke body
Break & close di luar wick HTF → tanda:
acceptance
market siap ekspansi
maping candle wick H4


👉 Jadi:
Close di atas upper wick HTF → potensi bullish continuation
Close di bawah lower wick HTF → potensi bearish continuation
Ini mirip konsep SMC (liquidity grab → expansion), cuma kamu kemas dengan wick HTF. Secara konsep: valid.
hasil maping di H15 


3️⃣ Kelebihan konsep ini (untuk indikator MT5)
✅ Objective
Tidak subjektif kayak trendline manual.
✅ Zona jelas
Lebih kuat dari satu garis tipis → bisa dibuat box zona wick.
✅ Cocok XAUUSD
Emas:
sering fake breakout
lalu impuls besar setelah HTF break
Fibo Retracement


untuk memfilter kita bisa gunakan H4, Daily, Weekly close candle dan juga Price action gold yang sudah saya backtest selama 6 tahun kebelakang dengan tingkat ketepatan diatas 80%.
untuk TP bisa gunakan fibo retracement atau fibo expansion

TP Fibo Expansion

untuk indikator bisa request

Saturday, 13 October 2018

US: What slowdown signals......?

Wobbles in the equity market suggest a sense of unease regarding the outlook for the US economy. While there are certainly risks, there seems little prospect of an impending slowdown, particularly from the domestic side
After having expanded 4.2% annualised in 2Q18 and surveys, such as the Atlanta Fed NowGDP model suggesting the US economy performed just as well in 3Q18, financial markets are looking for signs that US economic activity will slow to a more “normal” rate in Q4. However, there seems little reason to expect that right now, especially from the domestic side of the equation.

Today’s University of Michigan consumer confidence index has held up well, dropping very modestly from 100.1 to 99.0. We suspect confidence will remain supported by the strong jobs market, gradual increases in wages and the ongoing support from the huge tax cuts that have come through this year. That said, the recent equity market wobble is something to watch while a renewed rise in gasoline prices and higher mortgage rates could also act as a partial brake.
The effects of hurricanes Florence and Michael could also support economic activity in Q4 as the rebuild/clean-up operations in place stimulate more activity in the affected regions. Corporate profit growth is also strong, and investment is likely to remain firm. There is no evidence of a slowdown in labour hiring. In fact, it is the exact opposite with the National Federation of Independent Businesses reporting that the proportion of small firms who can’t fill vacancies and the proportion looking to raise compensation are both at record highs. This suggests wage growth will likely rise from here, further supporting economic activity.


Of course, there are threats

We do expect US growth to slow next year as the fiscal tail winds fade and the effects of a stronger dollar and higher borrowing costs slow the pace of growth.

A spilt Congress after the mid-term elections will mean less prospect of additional fiscal stimulus while the trade and emerging market story may also act as a dampener on activity.

Nonetheless, we still think the US economy will expand by around 2.4% in 2019, and with core inflation and wages moving higher, the Federal Reserve will remain in tightening mode. We continue to look for a December interest rate rise from the Fed with three more hikes likely in 2019.

"So far we only have anecdotal evidence that firms are losing confidence and for now, the positives of tax cuts and strong economic momentum outweigh the trade impact"



Thursday, 14 December 2017

Catat! Jangan Tergoda Investasi di 21 Perusahaan Ini

Berita ini di lansir media online terkemuka di Indonesia detikdotcom, pada Kamis 14 Dec 2017, 16:39 WIB


Jakarta - Masyarakat diharapkan sangat berhati-hati sebelum berinvestasi. Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di
Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi mengumumkan 21 entitas yang diduga bodong.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing, menjelaskan entitas tersebut tidak memiliki izin usaha penawaran produk dan penawaran investasi sehingga berpotensi merugikan masyarakat karena imbal hasil atau keuntungan yang dijanjikan tidak masuk akal.

"Untuk terus melindungi konsumen dan masyarakat, Satgas Waspada Investasi meminta kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap penawaran dan produk dari 21 entitas itu," ungkap Tongam dalam keterangan tertulisnya, Kamis (14/12/2017).

Berikut 21 entitas yang dimaksud:


Friday, 5 June 2015

How to predict the NFP

How to predict the NFP

We discussed this yesterday ya .. Because just had no NFP issued by the US
It is said by economists, the best way to predict the NFP is to look at the data ADP news.
If ADP is good, then NFP will also tend to good.
if the difference between the actual difference ADP with forecastnya ranged between 40% -50%, the NFP will certainly follow the trend of the moment in accordance with the direction of ADP at the time of release.
Price at the time of the NFP release will move in the direction of ADP, only in the range of 15 minutes after the news release.

So if good and ADP NFP is good then he will go in the direction of ADP, ADP But if the results are good and bad NFP then the market will come a moment and new ADP NFP joined results.
OH yes .. if ADP and NFP is good then US strengthened yes. If the PAIR XXXUSD then the price will go down. And if PAIR USDXXX then the price will rise.
In addition it should be noted also X Factor in the News Unemployment Rate, due to unemployment and the NFP is present in unison, if the results issued opposing the market could be "craze" Up and down the huge range in a matter of minutes.
nfp effect with zone 5, 3tlb & sqy